Oleh: Gusti

Guru Besar Fakultas Hukum UGM, Prof. Emmy Pangaribuan Simanjuntak S.H., meninggal dunia. Wanita kelahiran Tarutung, Tapanuli Utara, 87 tahun lalu ini meninggalkan seorang suami, dua orang anak dan dua orang cucu. Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian guru besar emeritus dari Fakultas Hukum ini. “Seluruh keluarga besar Universitas Gadjah Mada  berduka. Beliau adalah guru kami, pemimpin kami dan salah satu pendidik terbaik,” kata Rektor dalam upacara persemayaman yang berlangsung di Balairung, Gedung Pusat UGM, Rabu (9/1).

Rektor menyebutkan, Prof Emmy merupakan pakar hukum dagang di Indonesia. Sepanjang kariernya banyak meneliti soal hukum dagang. Rektor mengutip pidato pengukuhan guru besar Prof Emmy pada tahun 1979 yang berjudul “Peranan Pertanggungan dalam Usaha Memberikan Jaminan Sosial”, yang banyak mengulas hasil pemikirannya tentang perkembangan hukum dagang Indonesia di saat itu. “Saya kira, apa yang dikemukan beliau sangat penting di masa itu,” katanya.

Selain dikenal sangat tekun dalam mendalami hukum dagang, Prof Emmy diketahui pernah menjabat Dekan Fakultas Hukum UGM selama dua periode berturut-turut. Bagi Rektor, keberhasilan Prof Emmy menjabat dekan merupakan prestasi besar sebagai dekan dari kalangan kaum perempuan. “Hal ini tentu merupakan prestasi yang masih langka di kala itu,” katanya.  

Dalam daftar riwayat hidup singkat Prof Emmy yang dibacakan oleh Dekan Fakultas Hukum UGM, Prof. Dr. Sigit Riyanto, diketahui almarhum menyelesaikan pendidikan sarjana hukum UGM tahun 1959. Selanjutnya, memilih melanjutkan kariernya sebagai dosen. Selama aktif mengajar, Prof Emmy juga pernah menjabat sebagai Pembantu Dekan (1963-1964), Ketua Jurusan Hukum Dagang (1974-1977), dan Sekretaris Fakutas Hukum (1975-1977). Atas dedikasi dan pengabdiannya sebagai tenaga pendidik, almarhum pernah mendapat piagam penghargaan ilmu pengetahuan dari menteri Ristek RI pada tahun 1990, dan piagam Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI pada tahun 1996. (Humas UGM/Gusti Grehenson)