Oleh: Agung

Perpanjangan akreditasi Internasional ASIIN 2018-2023 untuk program studi S1, serta Jaminan Mutu AUN untuk program studi S2 tahun 2019 dan sedang dalam proses pengajuan  sertifikasi untuk Program Studi S3 (2019-2020), dapat sebagai indikator bahwa mutu penyelenggaraan akademik di Fakultas Peternakan UGM telah diakui selevel dengan negara-negara maju di dunia.

Demikian dikatakan Dekan Fakultas Peternakan UGM, Prof. Dr. Ir. Ali Agus, DAA, DEA., IPU., ASEAN. Eng, saat menyampaikan Laporan Dekan tahun 2019 pada Puncak Peringatan Dies Natalis ke-50 Fakultas Peternakan UGM.

Aneka kegiatan mobility program bagi mahasiswa S1 melalui summer course, PKL dan credit earning, dan joint seminar bagi mahasiswa pascasarjana di UPM Malaysia telah membantu mereka pada exposure  iklim akademik internasional. Belum lagi hibah dua buah kandang closed house ayam broiler masing-masing dari PT. Charoen Pokhpan Indonesia dan dan PT. Japfa Comfeed Indonesia telah melengkapi sarana-prasarana praktikum dan riset ayam broiler bertaraf internasional.

“Kita ucapkan terima kasih untuk para mitra karena di tahun 2020 ada beberapa agenda prioritas yang akan kami kerjakan dengan target menghantarkan Fakultas Peternakan UGM menjadi bagian dari the best 10 Faculty of Animal Science in Tropical Countries pada tahun 2025," ucap Ali Agus, di Auditorium Fakultas Peternakan UGM, Senin (11/11).

Agus menyebut agenda prioritas yang akan dilakukan di tahun 2020 meliputi peningkatan kualitas dosen dan tendik, peningkatan mutu akademik baik untuk program S1, S2, maupun S3 serta program profesi Insinyur Peternakan melalui penyempumaan kurikulum dan kerja sama dengan dunia industri dan perguruan tinggi lain baik dalam maupun luar negeri. Penguatan jaringan akademik di negara-negara ASEAN melalui forum South East Asia Network of Animal Science (SEANAS) dan di kawasan Asia melalui AAACU (Asian Agricultural Association of College and University).

Dengan diraihnya akreditasi intemasional ASIIN dan sertifikasi penjaminan mutu akademik AUN dan BAN PT maka Fakultas Peternakan UGM siap go internasional. Sejak dua tahun ini, Fakultas Peternakan UGM telah merintis kelas khusus berbahasa Inggris sebagai embrio Program IUP (International Undergraduate Program).

“Tahun depan Fakultas Peternakan UGM telah siap membuka Program IUP. Demikian juga program double degree dan program joint degree telah dirintis dengan Chungnam University Korea Selatan, Miyazaki University Jepang, dan University of Liege Belgium," jelasnya.

Demikian juga penguatan kerja sama dan pengabdian kepada masyarakat akan terus diintensifkan, baik dengan kementerian di pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/ kota, dengan dunia usaha dan industri, kelompok-kelompok peternak serta asosiasi-asosiasi peternakan. Begitu pula dengan kuliah gratis bagi masyarakat umum yang dikemas dalam paket program bagimu petani kami mengabdi.

“Animo masyarakat mengikuti program ini sangat tinggi dan mereka datang dari berbagai daerah di Jawa dan ada yang dari luar Jawa. Tidak kurang dari 3.000 orang telah mengikuti program ini," imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, disampaikan pula berbagai prestasi yang diraih para dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan. Selain itu, berbagai kemajuan yang diraih fakultas baik yang akademik maupun non-akademik. (Humas UGM/ Agung)