Oleh: Ika

Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung terkait kerja sama pembangunan daerah di Ruang Sidang Pimpinan UGM, Jumat (19/7).

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Rektor UGM, Prof.Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., dan Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto. Penandatanganan ini turut disaksikan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni UGM, pejabat struktural di lingkungan UGM, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Lampung Tengah.

Bupati Lampung, Loekman Djoyosoemarto, menyampaikan dengan kerja sama yang dijalin ini nantinya UGM diharapkan dapat membantu mendampingi Lampung Tengah dalam mengelola daerah dengan lebih baik dan optimal. Sebab, Lampung Tengah memiliki beragam potensi dalam berbagai sektor yang belum sepenuhnya dikelola secara maksimal.

“Secara umum, Lampung Tengah memiliki potensi terbesar di Provinsi Lampung, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusianya,” tuturnya.

Loekman mengatakan daerahnya memiliki potensi besar di sektor perkebunan, pertanian, dan peternakan. Bahkan, Lampung Tengah memiliki perkebunan nanas terbesar di Asia. Sementara itu menjadi penyuplai sekitar 30 persen kebutuhan gula nasional dan menghasilkan ternak sapi hingga 340 ribu ekor setiap tahunnya.

“Jika dikelola dengan baik, berbagai potensi yang ada tidak akan kalah dengan daerah Indonesia lainnya,” ucapnya.

Dia berharap nantinya UGM bisa mendukung pengembangan potensi daerah yang ada. Tak hanya itu, Loekman juga meminta UGM untuk merancang sebuah grand desain pembangunan Lampung Tengah. Dengan begitu, pembangunan  yang dijalankan kedepan memiliki acuan sehingga kegiatan yang dilakukan saling berkaitan.

“Bukan hanya membangun pertanian saja, tetapi berkaitan secara menyeluruh,” sebutnya.

Sementara Rektor UGM, Panut Mulyono, menyampaikan harapan kerja sama yang telah disepakati bersama bisa segera diimplementasikan. Dia menyebutkan UGM sebagai universitas nasional, universitas perjuangan, universitas Pancasila, universitas kerakyatan dan universitas pusat kebudayaan mendedikasikan diri agar memiliki kontribusi dan peran dalam menyejahterakan bangsa melalui implementasi keilmuan yang dimiliki.

“UGM memiliki bidang keilmuan yang komperehensif sehingga sinergi antar bidang diyakini bisa membantu bangsa melalui daerah sehingga mampu mempercepat kemajuan daerah. Karenanya kita akan kerahkan apa yang dimiliki untuk membantu Lampung Tengah,” paparnya. (Humas UGM/Ika; foto:Firsto)