BERITA

Cerita Berdampak

Kisah nyata dan inspiratif kegiatan kemanusiaan telah mengubah kehidupan individu, komunitas & lingkungan

Lanjut Baca

Temu Alumni UGM di Kepulauan Riau: Bersinergi untuk Persiapkan Lingkungan Akademik yang Lebih Inklusif dan Berkualitas

UGM bekerja sama dengan KAGAMA Kepulauan Riau  menyelenggarakan kegiatan temu alumni pada Jumat (23/1) bertempat di Harris Hotel & Suites Nagoya, Batam. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 80 peserta serta sejumlah perwakilan dari UGM dan KAGAMA, di antaranya Prof. Dr. H. M. Soerya Respationo, S.H., M.H., M.M., selaku Ketua Pengurus Daerah (Pengda) KAGAMA Kepulauan Riau beserta jajaran Pengda Kepulauan Riau; Drs. H. Hartoyo Sirkoen, M.Si., selaku Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) KAGAMA Batam, serta jajaran Pengcab KAGAMA Batam. Dalam sambutan pembuka, Prof. Dr. H. M. Soerya Respationo, S.H., M.H., M.M., menyampaikan bahwa alumni UGM di Kepulauan Riau memiliki latar belakang profesi yang beragam dan telah berkiprah di berbagai sektor strategis. Ia menegaskan kesiapan KAGAMA Kepulauan Riau untuk terus berkolaborasi dengan UGM melalui berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan reputasi dan kualitas institusi. “Ayo kita berkolaborasi dengan tempat di mana kita bisa bertumbuh dan bersinergi, yang pada akhirnya akan membanggakan UGM maupun para KAGAMA,” ujarnya. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si., selaku Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni yang menekankan bahwa peran alumni di dunia profesional turut menentukan reputasi dan kualitas UGM. Ia juga mengapresiasi kontribusi alumni melalui berbagai inisiatif, termasuk penggalangan donasi untuk beasiswa dan penguatan dana abadi pendidikan. Ia juga menyampaikan keseriusan UGM dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif di tengah gempuran tekanan akademik yang dialami oleh para mahasiswa. “Dengan itu kami tertantang untuk terus-menerus melakukan peningkatan pendidikan dan pengajaran yang inklusif sebagai salah satu bagian nilai yang kita miliki sebagai bangsa Indonesia,” pungkasnya. Kegiatan temu alumni ini dilanjutkan dengan pemaparan informasi terkini mengenai UGM serta sesi Focus Group Discussion (FGD) yang membahas peran alumni dalam mendukung kemajuan UGM dan kontribusi alumni UGM di industri Batam. Melalui kegiatan ini, UGM bersama KAGAMA Batam dan KAGAMA Kepulauan Riau turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan, melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan jejaring alumni di daerah. [Kantor Alumni: Hansel, Foto: Dea]

Lanjut Baca

Komunitas Alumni UGM Pecinta Lari Salurkan Donasi Rp 500 Juta untuk Beasiswa dan Masyarakat Terdampak Bencana

Komunitas alumni UGM pecinta lari yang tergabung dalam KAGAMA Lari Untuk Berbagi (KLUB) menyerahkan donasi sebesar Rp. 500.202.576,00 yang kemudian diperuntukan untuk bantuan beasiswa UGM bagi mereka yang terdampak Bencana Sumatra, Program Beasiswa UGM Reguler, dan Dana Abadi UGM. Donasi ini dihimpun dari hasil penyelenggaraan kegiatan UGM Ultra 76K Charity Run 2025 dalam rangka Dies Natalis Ke-76 Universitas Gadjah Mada.Penyerahan dana donasi KAGAMA Lari Untuk Berbagi secara simbolis disampaikan Ketua Panitia UGM Trail Run 2025, Budi Susila dan diterima Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, S.Sos. M.Si. Audiensi dan serah terima donasi berlangsung di ruang Rektor UGM, Kamis (22/1). Penyaluran dana donasi tersebut dipercayakan kepada Universitas Gadjah Mada melalui platform Sahabat UGM (www.sahabat.ugm.ac.id) yang merupakan platform filantropi resmi untuk memfasilitasi partisipasi sivitas akademika, alumni, mitra, dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi di Universitas Gadjah Mada. Pemanfaatan platform ini sejalan dengan upaya penguatan budaya filantropi dan keberlanjutan pendanaan pendidikan tinggi di Universitas Gadjah Mada. Budi Susila mengaku pihaknya sangat bersyukur terlaksananya penyelenggaraan UGM Ultra 76K Charity Run 2025 dalam rangka memeriahkan rangkaian Dies Natalis Ke-76 Universitas Gadjah Mada Tahun 2025. Kegiatan olahraga sambil berdonasi ini menurutnya para peminatnya mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. “Tahun kemarin kenaikan 3-4 kali liat dari tahun sebelumnya baik dari sisi terkumpulnya donasi maupun jumlah peserta lari,” ujarnya. Ia mengharapkan kolaborasi yang erat dengan pimpinan universitas agar terus menghimpun dana untuk membantu mahasiswa dari keluarga yang mengalami keterbatasan ekonomi. “Tanpa kolaborasi yang bagus tentunya ini tidak bisa kita lakukan event tersebut. Kita terus mengajak alumni dan masyarakat luas yang memiliki hobi lari untuk ikut berpartisipasi,” ujarnya. Budi menyebutkan, saat awal kegiatan UGM Ultra Charity Run hanya diikuti peserta kurang dari  100 oang, namun tahun tahun 2025 lalu setiap event mencapai rata-rata ribuan peserta. Pun dari sisi donasi, tahun sebelumnya terkumpul 170 juta maka di penyelenggaraan tahun 2025 mencapai 500 juta rupiah. “Kita sungguh bersyukur karena dengan waktu yang mepet untuk persiapan tidak sampai sebulan, hanya sekitar 3 minggu. Mudah-mudahan di tahun 2026 kita bisa menyelenggarakan kembali dengan persiapan yang lebih panjang dan matang sehingga berharap nantinya bisa terkumpul dana Rp 1 miliar sebagaimana harapan kita bersama,” imbuhnya. Arie Sujito menyampaikan apresiasi kepada pengurus komunitas KAGAMA Lari Untuk Berbagi (KLUB). Menurutnya kontribusi alumni di komunitas berhasil membangun semangat kemitraan dan kemanusiaan. “Setelah saya mengikuti Kagama lari ini menemukan spiritnya adalah sehat namun sekaligus berbagi dana, dan kami bersyukur karena kali ini terkumpul Rp 500 juta,” katanya. Dikatakan Arie, UGM saat ini tengah membantu kelancaran studi para mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu maupun terdampak bencana. Bantuan tersebut diberikan tidak hanya dalam bentuk dana, namun juga peminjaman sepeda, laptop, dan para mahasiswa terdampak bencana Sumatra. “UGM terus bekerja keras mencarikan dana untuk UKT beberapa mahasiswa terkena bencana. Ada sekitar 200an mahasiswa terkena bencana dan kita mencarikan untuk meringankan mereka,” ujarnya. Ari menyatakan UGM siap mendukung untuk penyelenggaraan UGM Ultra Charity Run di tahun 2026 agar jangkauan penyelenggaraan lebih luas. “Kita siap membantu untuk perijinan, promosi kepada mahasiswa, kita siap membantu jika perlu sekretariat sementara bisa memakai salah satu ruang yang ada disini,” imbuhnya. Penulis : Agung Nugroho Foto : Donnie

Selengkapnya

 UGM Bersama KLUB Wujudkan Kebermanfaatan akan Masyarakat Luas Melalui Penyerahan Donasi Kegiatan UUCR 2025 

UGM bersama KAGAMA Lari untuk Berbagi (KLUB) melaksanakan penyerahan dana donasi sebesar Rp500.202.576,00 yang terhimpun melalui kegiatan UGM Ultra 76K Charity Run (UUCR) 2025 dalam rangka Dies Natalis Ke-76 UGM Tahun 2025. Kegiatan penyerahan dana berlangsung pada Kamis (22/01) di Ruang Sidang Pimpinan, Gedung Pusat UGM, dan dihadiri oleh 12 peserta. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si., selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, serta Budi Susilo selaku Ketua Panitia UUCR 2025. Dalam pemaparannya, Budi Susilo menjelaskan bahwa UUCR 2025 diikuti oleh 287 pelari dengan keterlibatan peserta dari berbagai latar belakang. Kegiatan yang dipersiapkan selama tiga bulan ini berhasil menghimpun dana donasi yang dialokasikan untuk berbagai program, antara lain bantuan beasiswa bagi mahasiswa terdampak bencana, program beasiswa reguler UGM, serta dana abadi UGM. Ia berharap pada pelaksanaan kegiatan selanjutnya, jumlah donasi dapat meningkat hingga mencapai target Rp1 miliar, seiring dengan peningkatan profesionalisme penyelenggaraan acara dan strategi penggalangan peserta serta donasi. “Diharapkan ke depan acara bisa lebih profesional dan terus di-improve. Meskipun pendaftarannya bersifat internal, upaya teman-teman dalam mengumpulkan peserta perlu diapresiasi dan terus ditingkatkan,” ujarnya. Apresiasi terhadap kegiatan ini disampaikan oleh Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si. Ia menegaskan bahwa KLUB merupakan komunitas alumni yang secara konsisten berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan sehingga UGM berkomitmen untuk terus mendukung berbagai inisiatif yang dilakukan oleh KLUB. Menurutnya, komunitas lari tidak hanya menjadi wadah aktivitas olahraga, tetapi juga ruang ekspresi, kolaborasi, dan inovasi yang dapat terus dikembangkan untuk memberikan dampak yang lebih luas. “Dalam komunitas lari ada banyak ekspresi yang bisa dikembangkan. Ke depan komunitas ini akan terus tumbuh, dan tentu masih banyak hal yang dapat diperbaiki dan ditingkatkan,” pungkasnya. Kegiatan penyerahan dana ini ditutup dengan sesi foto bersama serta diskusi terkait evaluasi dan rencana pengembangan kegiatan KLUB ke depan. Melalui kegiatan ini, UGM dan KLUB menegaskan komitmen untuk menciptakan lingkungan yang mendukung penguatan kualitas pendidikan serta keberlanjutan program beasiswa bagi mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini turut berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan, melalui sinergi antara universitas dan KLUB dalam mendorong kebermanfaatan bagi masyarakat.   [Kantor Alumni: Hansel, Foto: Nandik]