Lanjut Baca
Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Veteriner (Tekvet), Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner (DTHV), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), terlibat dalam kegiatan pemberian obat cacing dan vitamin pada ternak milik Kelompok Ternak Satwa Mulya di Paten, Sumberagung, Jetis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang dilaksanakan Minggu, 25 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung pemeliharaan kesehatan ternak sekaligus memperkuat penerapan praktik kesehatan hewan di tingkat peternak. Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian program pengabdian kepada masyarakat (pengmas) berjudul “Peningkatan Kemandirian Pakan melalui Penerapan Bio-Amoniasi Berbasis Limbah Pertanian di Kelompok Ternak Satwa Mulya”. Program ini didanai melalui skema BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tahun 2026, dengan tim pengusul yang melibatkan dosen Fakultas Peternakan UGM serta dosen Program Studi Teknologi Veteriner, DTHV SV UGM, yaitu drh. Fatkhanuddin Aziz, M.Biotech., Ph.D. Pemberian obat cacing dan vitamin merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan serta mendukung kondisi tubuh ternak. Pelaksanaan kegiatan di kelompok ternak juga menjadi kesempatan untuk memperkuat pemahaman peternak mengenai pentingnya perhatian terhadap kesehatan hewan sebagai salah satu aspek yang mendukung keberhasilan usaha peternakan. Kegiatan ini melengkapi fokus utama program pengabdian, yaitu peningkatan kemandirian pakan melalui pemanfaatan limbah pertanian dengan teknologi bio-amoniasi. Bagi mahasiswa Tekvet, keterlibatan secara langsung dalam kegiatan di lapangan menjadi sarana pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan sebagai calon paramedik veteriner. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal pelaksanaan kegiatan kesehatan hewan di lingkungan peternakan serta memahami pentingnya penerapan pengetahuan dan keterampilan teknis secara tepat sesuai arahan tim pendamping. Pengalaman ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan mahasiswa dalam mendukung pelayanan kesehatan hewan dan pemberdayaan masyarakat peternak. Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui dukungan terhadap keberlanjutan usaha peternakan masyarakat; SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui upaya mendukung kesehatan ternak dan ketahanan pangan; SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) m elalui pembelajaran berbasis pengalaman lapangan bagi mahasiswa; serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kapasitas peternak dan pengembangan usaha peternakan yang produktif. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan kelompok ternak ini juga mencerminkan kontribusi pendidikan vokasi dalam menghadirkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat bagi masyarakat. Penulis: drh. Fatkhanuddin Aziz, M.Biotech